Thursday, July 9, 2009

Kartun Kompas 5 Juli 09

SUKRIBO - Karya : Ismail



TIMUN - Karya : Rachmat Riyadi (Libra)



BENNY & MICE - Karya : Benny Rachmadi [Benny] dan Muhammad Misrad [Mice]



PANJI KOMING - Karya : Dwi Koen



KONPOPILAN - Karya : Ade R.


Wednesday, July 8, 2009

Masih sekitar tim sukses


LOTIF - Karya : Beng Rahadian



Karya : Hendra



Karya : -


Monday, July 6, 2009

Sangut Delem : Debat Capres



Bali Post Edisi Minggu, 5 Juli 2009

Karya : Gus Martin



Potret kejenuhan masyarakat terhadap hiruk pikuk kampanye pilpres kayaknya cukup tergambarkan pada karya Gus Martin yang ini. Sebagian orang memang masih semangat untuk menyaksikan berbagai acara yang mengusung tema kampanye pemilihan presiden 2009, baik itu yang melibatkan tim suksesnya saja, maupun yang langsung melibatkan Capres & cawapres pada acara Debat.
Namun tidak sedikit yang mulai berpaling pada acara lain dengan berbagai pertimbangan antara lain :

  • Gak bermutu, krn sering mengabaikan kaidah sopan-santun...

  • Jawabannya mudah ditebak dan itu2 aja...

  • Kayak debat kusir, gak bakal ada ujung pangkalnya...

  • Merasa diri yang paling baik.... (jualan kecap kata Gus Martin)

  • Gak bakal merubah pendirian yang memang sudah terpatri dalam hati...

  • Bla..bla..bla..


Kalaupun harus nonton TV, jujur saja .....aku juga lebih baik nonton Kisi-kisi-nya el-sinta ....
terutama yang membahas soal berternak ikan lele...

Thursday, July 2, 2009

Kartun Kompas 28-06-09


KONPOPILAN - Karya : Ade R.



SUKRIBO - Karya : Ismail



TIMUN - Karya : Rachmat Riyadi (Libra)



BENNY & MICE - Karya : Benny Rachmadi [Benny] dan Muhammad Misrad [Mice]



PANJI KOMING - Karya : Dwi Koen


Wednesday, July 1, 2009

Kesetiakawanan itu Indah


Koran Tempo Edisi Minggu, 28 Juni 2009

LOTIF - Karya : Beng Rahadian



Hmmm.... mo bilang apa lagi...
Bang Beng yang satu ini tak jarang menampilkan sisi romantis yang menyentuh. Beliau tak harus ikutan bikin kartun dengan tema sentilan kepada pemerintahan/kekuasaan tentang kondisi sosial kemasyarakatan yang ada. Sentilan tak harus vulgar dan keras, dengan satu sentilan yang halus bak elusan gadis pantai selatan (sopo maneh iku rek...) seperti kartun ini, mungkin akan lebih efektif dan mengena.

Yang bisa saya tangkap dari kartu ini :
Keharuan...
kesetiakawanan....
kebersamaan...
dan....
Bagaimana menurut anda?..

MARNI