Monday, September 6, 2010

Duet keong racun dengan petani

Kartun anak Harian Pikiran Rakyat kali ini ikutan ngebahas soal keong racun.. Pilihan tepat, duet nyanyi keong racun ya ama petani di sawah.... :D


Sementara itu Si menel terinspirasi untuk berbuat baik, namun ternyata sebaliknya... Sedangkan Tak dan Dut setelah cuti satu minggu, kini telah kembali dengan membawa ilmu bahasa hasil  kursus-an minggu lalu... Nyuk kita simak bareng... :)


Kartun Pikiran Rakyat, 01 Agustus 2010

PERI dan ACIL - Karya : Nada dan Ali



SI MENEL Dkk - Karya : Wahyu



Tak & Dut - Karya : Aan Iskandar



Sunday, September 5, 2010

Fenomena Keong Racun

Kartun Koran Tempo edisi 01 Agustus 2010


LOTIF - Karya : Beng Rahadian



Kartun di atas tentunya sudah menggambarkan, betapa fenomenalnya video clip keong racun hasil oprekan dua dara (DD) dari bandung. Jejaring sosial dan media internet terbukti mempunyai kekuatan yang maha dasyat untuk meningkatkan pamor seseorang. Berkat video isengnya tersebut DD mendapatkan berkah, beberapa iklan pun akhirnya mereka bintangi.
So, terlintas sebersit tanya dalam benak kartunmania.... Siapakah pencipta dan penyanyi asli lagu Keong racun? Sampai tulisan ini saya buat, saya tetap tidak tahu... Saya lebih kenal DD daripada mereka... Artinya, ada yang tidak maksimal dalam penggarapan album mereka. Yang jelas, kejadian ini sebaiknya dijadikan pelajaran berharga bagi insan yang bergelut di industri musik agar tidak terulang lagi kasus pendompleng lebih tenar dari penyanyi asli... :mrgreen:


Karya : Bambang Sulistyo - LPG dan byar pet


Saturday, September 4, 2010

Rock Climbing cartoon part 2

Kartun Tabloid Bola edisi 9 Agustus 2010


Karya : Masudin Kokkang - Panjat Pinang



Karya : - - Bunuh Diri


Karya : Mei IPS - Layang-layang


Karya : Rokhah - Kebakaran


Karya : - - Panjat bulan



Thursday, September 2, 2010

Rock Climbing cartoon

Rock Climbing bin panjat tebing termasuk olahraga yang perkembangannya telat jika dibandingkan jenis olahraga lain. Namun akhir-akhir ini perkembangannya sangatlah pesat. Tentunya hal ini sangat menggembirakan bagi segenap pecinta olahraga ini. Pesatnya perkembangan olah raga panjat tebing ini tidak lepas dengan banyaknya "replika tebing" yang bertebaran di sekolah, di kampus, di mall, di taman-taman dan hampir di setiap tempat rekreasi. Ya, panjat tebing pun ternyata bisa dibuat "tidak seram", bahkan bisa disulap memjadi olahraga yang sangat menyenangkan dan menghibur...


Okeeh, buat pengelola sarana panjat tebing, pesan kartunmania cuma satu : Jangan sekali-kali merekrut karyawan kaya Si Gundul di bawah ini... :mrgreen:


Kartun Tabloid Bola edisi 9 Agustus 2010


Si Gundul - Karya : nunk (Hanung Kuncoro) - "Panjat Tebing"



Karya : Ikhsan Dwiono - Ayam Panggang



Karya : Najib - Pecinta alam Kota


Karya : Odris - Kebelet pipis


Kartun terkait :
-Tabloid Bola, 22 Januari 2010 – Panjat Tebing
-Tabloid Bola, 15 Maret 2010 – Olahraga Panjat Tebing

Wednesday, September 1, 2010

Bilakah Jakarta mati suri?

Karikatur Kompas edisi 16 Juli 2010
Karya : Didie SW



Permasalahan kemacetan lalu lintas di DKI Jakarta adalah permasalahan yang mirip dengan bom waktu. Membludaknya jumlah kendaraan yang tidak  seimbang dengan perkembangan lebar + panjang  jalan serta diperparah oleh budaya berlalu lintas yang buruk akan mempercepat suatu kondisi "JAKARTA MATI SURI". Pemda DKI sebagai "yang berwajib" tentunya mempunyai jurus maut untuk mengantisipasi jangan sampai hal tersebut terjadi. Pembangunan mono-rail yang masih terkatung-katung nasibnya, tentunya bisa dijadikan pembelajaran yang sangat mahal agar rencana pembangunan MRT (Mass Rapid Transit - transportasi publik) yang tengah berjalan bisa terwujud dengan baik dan lancar.  Ya, pembangunan transportasi massal berupa kereta api bawah tanah yang tahap pertamanya menempuh jarak dari Lebak Bulus ke Duku Atas ini adalah proyek MRT ketiga setelah mono-rail (yang gagal :( ) dan busway.


Pengamat transportasi dari Universitas Indonesia, Jach-rizal .iiin.iiir.il.i mengatakan pengembangan konsep berorientasi transit atau transit oriented develepment (TOD) di setiap stasiun yang dibangun untuk jaringan moda transportasi massal/Mass Rapid Transit (MRT) menjadi satu masukan yang bagus untuk pengembangan MRT ke depan. Sebab, dengan konsep TOD, pelayanan kepada penumpang akan semakin baik dan terintegrasi.

Menurutnya, persiapan konsep TOD akan sangat dibutuhkan jika Pemprov DKI akanmembangun sistem transportasi massal yang terpadu dan berkualitas. "Dengan TOD, itu bisa membantu masyarakat yang membutuhkan transportasi cepat tapi berkualitas," kata dia. Sumber : http://bataviase.co.id/node/221295 ....


Sebagai warga ibu kota, kartunmania berharap agar proyek ini bisa berjalan dengan baik. Minimal dengan hadirnya sarana MRT baru ini, permasalahan kemacetan lalin bisa sedikit terpecahkan... Semoga.. :)