Wednesday, December 18, 2013

Skema Arus kas pengemis

Ter-razia-nya si Walang dan Saaran oleh Sudin Sosial Jaksel di bawah jembatan layang Tugu Pancoran bulan lalu, maka terungkapnya kenyataan dan fakta bahwa banyak Pengemis di Ibu kota sebenarnya bukanlah golongan orang-orang miskin harta. Uang 25 jt yang ditemukan di dalam gerobak, memang masih misteri. Namun setidaknya bisa memberi gambaran kepada masyarakat bahwa pengemis tersebut tidak perlu dikasihani. Fatwa MUI yang menyatakan bahwa mengemis dan memberikan uang kepada pengemis di jalanan adalah haram, tentunya memberikan efek positif terhadap terciptanya ketertiban di Ibukota


Okeeh.. Bangkot kali ini mengilustrasikan skema Arus kas seorang pengemis dalam menjalankan profesinya. Cekidot. :batas


Kartun harian Warta Kota edisi 8 Desember 2013


Bangkot - Karya : Hendratno


Pengemis jutawan... :batas


Bangkot


Karya : Khoiril Mawahib- Derita korban kasus penyadapan.. :ngakaks


kasus penyadapan


Karya : Janah - Bandul jam digondol kucing?... :)


kucing


Karya : Odris-Tim pemburu hantu..... :mrgreen:


pemburu hantu


Sunday, December 15, 2013

Melukis gaya anak-anak

Menggambar atau melukis adalah salah satu aktifitas yang sangat digemari anak-anak. Permainan warna yang aneka ragam dan terkesan "semau gue" sekarang ini menjadi ciri khas mereka. Beda dengan jaman gua kecil, penggunaan warna terlalu diatur oleh orang dewasa. Gambar laut harus biru, demikian juga dengan langit. Warna daun harus hijau dan seterusnya. Peng-kotak-kotakan warna ini membuat imajinasi seorang anak tidak berkembang, padahal yang dibutuhkan oleh mereka adalah belajar mengeluarkan segala imajinasinya ke dalam lukisan.


Menggambar pemandangan adalah salah satu hal yang menarik bagiku. Herannya sampai sekarang ini tema pemandangan itu masih berlaku. Gambar jalan yang mengecil ke cakrawala, di sampingnya sawah, tiang listrik, pohon-pohon di sebelah kiri dan dua buah gunung sebagai latar belakang. Hayo, siapa yang lukisannya kayak gitu... hehe


Okeh, kita lihat aja aksi si terong dalam melukis jet tempur.... :ngakaks


Kartun Suara Merdeka edisi 1 Desember 2013


Terong - Karya : Kak Jo


Trik melukis cepat ... :ngakaks



Karya : Agus Ekos Santoso


Ketika para dokter mulai ikut-ikutan berdemo ... :)



Karya : Nastiti


Balada lubang penghisap.... :mrgreen:



Karya : Gadol


Beginilah penampakan Gatotkoco ketika pailit .... :)



Karya : Yudit


Spiderman kebelet eek... :ngakaks



Thursday, December 12, 2013

Perbedaaan antara licik dan cerdik

Licik dan cerdik adalah dua buah kata yang berbeda. Kata 'licik' digunakan untuk menggambarkan sebuah tindakan negatif yang berupa kecurangan yang sudah direncanakan. Sedangkan 'cerdik' digunakan untuk menggambarkan sebuah tindakan yang lebih mengarah ke hal positif yang menggambarkan tingginya kecerdasan seseorang dalam menyelesaikan sebuah masalah. Positif dan negatif, dua buah sisi yang pasti bertolak belakang. Namun ada kalanya kata 'licik' dan 'cerdik' beriringan dalam menilai sebuah sebuah peristiwa yang sama. Kartun Jokis dan Nais di bawah ini mungkin menggambarkan peristiwa tersebut. Cekidot.. :ngakaks


Kartun Pikiran Rakyat, 01 Desember 2013


JOKIS & NAIS - Karya : R. Amdani & Kipod


"Ide di jalan..." :batas


Jokis dan Nais

YAYAT CEKING - Karya : Rond & A'doen


"Aksi Penyadapan.." :)


yayat ceking


PERI dan ACIL - Karya : Nada dan Ali


Nikmatnya main egrang.. :)


Peri dan Acil


Wednesday, December 11, 2013

Buanglah sampah pada tempatnya

Persoalan sampah adalah persoalan klasik, namun sampai saat ini masih tetap menjadi bahasan menarik. Banyak orang yang sudah paham tentang bagaimana mengatasinya, namun kenyataan permasalahan tetap timbul. Benang merahnya tentunya adalah ketidak-meratanya pemahaman terhadap persoalan sampah. Menyamakan persepsi dan menyadarkan semua orang tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya memang tidak mudah. Namun setidaknya kita bisa mulai dari diri kita sendiri plus mengajarkannya kepada semua anggota keluarga


Okeeh.. ilustrasi Bangkot ini mungkin cukup menggelitik. Membuang sampah seperti mau maling aje.. Pake tengak tengok segala.. :mrgreen: Btw, memang benar, sebagian orang cenderung membuang sampah yang baunya menyengat (kulit durian, kepala udang atau jeroan ikan) tidak di tempat sampah yang ada di depan rumah karena jelas akan mengganggu si empunya rumah sendiri dan tetangga sekitar. Ada baiknya sampah jenis ini dibuang di tempat pembuangan sampah sementara (biasanya tiap RW punya tempat sendiri). Untuk sampah udang dan ikan, bisa disiasati dengan memasukkannya ke kulkas dulu, baru besoknya di buang kala tukang sampah datang.


Kartun harian Warta Kota edisi 1 Desember 2013


Bangkot - Karya : Hendratno


Dilarang buang sampah disini... :batas


Bangkot


Karya : Khoiril Mawahib?- Payung antik Gaya Baru.. :ngakaks


payung antik


Karya : Sumarno -?Lomba Burung Beo ... :)


lomba burung beo


Karya : Zaenal Abidin?-Toilet dan main perahu..... :mrgreen:


toilet


Tuesday, December 10, 2013

Komik Adu Tinju Ahmad Dhani vs Farhat Abbas

Perseteruan antara Ahmad Dhani dan Farhat Abbas ternyata belum selesai. Berikut ini ilustrasinya yang diambil dari Majalah detik edisi 9 Desember 2013.
Naskah : Desi Puspasari, Herianto B., Mauludi R. Dicky A. Nugraha R/ / Dimas












Apa yang bisa anda tarik sebagai pelajaran dari persoalan ini? Monggo digagas dewe-dewe... Yang jelas, mungkin pelajaran tentang etika perlu mendapatkan prioritas di sekolah, sejak dari SD sampai Perguruan tinggi. ?Tiga komponen utama pembelajaran di sekolah (kognitif, afektif dan psikomotor) ?harus mendapatkan perhatian yang sama. Ketimpangan dalam perlakuan akan mengakibatkan kenehan pada perilaku outputan sekolah. Ketika aspek afektif di abaikan dan hanya memperhatikan aspek kognitif, maka hasilnya adalah ?orang-orang yang pandai tetapi cara berbicaraanya tidak ber-etika.


So, go to hell UN!! :batas