Monday, September 9, 2013

maket-waduk-ria-rio

Komik Relokasi Warga dari pinggir Waduk Ria Rio ke Rusun

Penataan kota yang dilakukan oleh Pemerintah Kota DKI Jakarta di bawah pimpinan ketua suku Jokowi sedang giat dilakukan. Setelah sukses dengan penataan PKL Tanah Abang dan Penataan waduk Pluit, kali ini Penataan kota merambah ke waduk Ria Rio di Pulomas Jaktim.


Kasusnya sama dengan dua program penataan sebelumnya, terdapat banyak tantangan dan demo. Setidaknya ada 3 pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, PT. Pulomas Jaya, keluarga Adam Malik dan warga. Sertifikat tanah adalah alat bukti yang paling valid untuk menentukan siapa yang berhak terhadap lahan tersebut.


Ilustrasi Majalah Detik edisi 9 September 2013 ini mungkin bisa memberikan gambaran tentang rencana rekolasi warga dari pinggiran waduk Ria Rio ke Rusun Pinus Elok :

 







Saturday, September 7, 2013

Premanisme adalah

Premanisme berasal dari kata bahasa Belanda "vrijman" = orang bebas, merdeka dan "isme" = aliran. So, Premanisme adalah sebutan pejoratif yang sering digunakan untuk merujuk kepada kegiatan sekelompok orang yang mendapatkan penghasilannya terutama dari pemerasan kelompok masyarakat lain. (Sember : wikipedia)
Dari pengertian versi wikipedia tersebut, orang yang melakukan pungki di terminal, pasar, parkiran, perempatan (polisi cepek) masuk dalam katagori preman. Namun jika kita kembalikan ke pengertian awal, preman itu tidak harus seperti gambaran di atas. Bisa jadi berbaju apa saja. Misalnya berbaju polisi, tapi membisniskan kasus, atau berbaju wartawan tapi sukanya memeras, atau berbaju Jaksa tapi suka petentang petenteng ?memamerkan senjata api. "Oknum", hampir ada di setiap instansi dan bidang pekerjaan.


Okeeh, di masa depan, mungkinkah fungsi pengamanan beralih ke mereka para preman? Jika benar begitu, alangkah dilematisnya petugas Satpol PP di bawah ini. Cekidot... :)


Kartun harian Warta Kota edisi 7 Juli 2013


Karya : Darsono - Satpol PP vs Pengemis dan bodyguard-nya .. :ngakaks



Bangkot - Karya : Hendratno


Amalan buat korban gempa Aceh..! :}



Karya : A. Cholid- Balap sepeda di bulan puasa ... :batas



Karya : Khoiril Mawahib- Beginilah cara Superman kencing..... :mrgreen:



Wednesday, September 4, 2013

Efek domino kenaikan BBM

Efek domino adalah sebuah akibat dari adanya aksi yang menyebabkan rentetan akibat-akibat lainnya yang saling berhubungan. Ketika sang bango sedang galau, ternyata dia tidak sedang patah hati atau sakit gigi, tetapi karena sang ikan tidak mau nongol. Sang ikan enggan nongol, bukan karena dimarahin bos di kantor, tetapi karena sang hujan tidak kunjung turun. Si Kodok pun jadi tersangka, ketika sang hujan beralasan bahwa keengganannya untuk turun karena tidak dipanggul KPK, eh sang kodok. Ending dari lagu Bang Ben ini adalah sang Ular yang dituding sebagai biang kerok penyebab sang kodok kagak mau manggil hujan hanya karena dia lapar dan pingin sate kodok... ?:)


Dalam konteks kenaikan BBM, kenaikan harga barang dan jasa akibat dari naiknya komponen biaya BBM ini tentunya tidak bisa dielakkan. Efek tingkat 1 mungkin usaha di bidang transportasi yang kena imbasnya, berikutnya usaha produksi, selanjutnya adalah jenis-jenis usaha lainnya. Ada yang berpandangan sederhana tentang fenomena ini, "kalau bensin naik, gampang aja, ongkos ya gua naikkan juga". Tidak "begitu" masalah, namun bagaimana dengan kalangan pekerja? Gaji gak mungkin serta merta naik begitu saja kan... ?:(


Okeeh, balik ke soal kartun aja bro.. Kaitannya dengan efek domino akibat kenaikan BBM ini, Si Peri ternyata punya anggapan yang simpel aja, BBM naik Uang jajan yo Naik.. Tapi benarkah begitu? Cekidot... :ngakaks


Kartun Pikiran Rakyat, 23 Juni 2013


PERI dan ACIL - Karya : Nada dan Ali


BBM naik, Uang jajan belum tentu naik bro... :ngakaks



Tak & Dut - Karya : Aan Iskandar


"Jurdil, Bujur dibedil...." :ngakaks


YAYAT CEKING - Karya : Rond & A'doen


"Jurus Bahasa Sunda.." :batas



Monday, September 2, 2013

Inilah penyebab banjir yang sebenarnya

Berbagai seminar tentang penanggulangan permasalahan banjir sering dilakukan. Berbagai forum diskusi pun membahasnya tidak hanya di ruang-ruang meeting gedung pertemuan, hotel namun juga sampai di warung kopi dan pos ronda. Jawabannya klise, penyebabnya adalah buang sampah sembarangan di sungai dan penggundulan hutan. Lho, klo cuman untuk menemukan jawaban itu, anak SD pun pasti sudah tau brad... Trus bijimana? Yang dibutuhkan adalah sebuah aksi nyata. Mengajarkan tentang pentingnya kebersihan ke anak-anak kita, ikut dalam program kepedulian kebersihan lingkungan, membuat resapan air di halaman rumah, menanam minimal satu pohon satu orang, tidak menggunakan bahan-bahan yang bisa meningkatkan pemanasan global dalam membuat rumah, dst.. dst...


Okeeeh..... ?ngemeng-ngemeng, siapa sih sebenarnya penyebab banjir itu? Si Terong ternyata punya jawabannya... Cekidot! ?:mrgreen:


Kartun Suara Merdeka edisi 9 Juni 2013


Terong - Karya : Kak Jo


Inilah penyebab banjir yang benar ... :ngakaks



Kartun Suara Merdeka edisi 9 Juni 2013


Terong - Karya : Kak Jo


Inilah penyebab banjir yang benar ... :ngakaks




Karya :?Tonno


Sinetron "Centuriy" Episode 2 .... :(



Karya :?Joendari


Superman beli kain parasut..... :batas



Karya : Mr. No


Karya :?Diah Transhinta


Foto copy ... :ngakaks